Tuesday, October 11, 2011

Penyebab dan Gejala Tumor Otak


PENYEBAB TUMOR OTAK
Tumor disebabkan oleh mutasi DNA di dalam sel. Akumulasi dari mutasi-mutasi tersebut menyebabkan munculnya tumor. Sebenarnya sel kita memiliki mekanisme perbaikan DNA (DNA repair) dan mekanisme lainnya yang menyebabkan sel merusak dirinya dengan apoptosis jika kerusakan DNA sudah terlalu berat. Apoptosis adalah proses aktif kematian sel yang ditandai dengan pembelahan DNA kromosom, kondensasi kromatin, serta fragmentasi nukleus dan sel itu sendiri. Mutasi yang menekan gen untuk mekanisme tersebut biasanya dapat memicu terjadinya kanker.
Selama tahun 1988–1990 tercatat sejumlah 112 penderita tumor otak berbagai jenis yang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Sebagian dari penderita tumor otak tersebut memang pada mulanya ditemukan di klinik Neurologi karena umumnya menunjukkan gejala-gejala yang sifatnya neurologis.

Di kalangan medis pada umumnya sudah dikenal trias gejala tumor otak yaitu nyeri kepala, muntah dan ditemukannya edema papil pada pemeriksaan fundus. Tetapi sebenarnya gejala klinis tumor otak sering tidak sejelas itu, apalagi pada fase dini. Tumor otak bisa memberikan gejala klinis beragam tergantung kepada lokasi dan ukurannya. Gejala itu bisa khas, tapi bisa pula kabur, sehingga bila kita tidak waspada bisa terkecoh dengan dugaan yang keliru.



GEJALA TUMOR OTAK
Tumor otak bisa mengenai segala.usia, tapi umumnya pada usia dewasa muda atau pertengahan, jarang di bawah usia 10 tahun atau di alas 70 tahun. Sebagian ahli menyatakan insidens pada laki-laki lebih banyak dibanding wanita, tapi sebagian lagi menyatakan tak ada perbedaan insidens antara pria dan wanita. Gejala umum yang terjadi disebabkan karena gangguan fungsi serebral akibat edema otak dan tekanan intrakranial yang meningkat. Gejala spesifik terjadi akibat destruksi dan kompresi jaringan saraf, bisa berupa nyeri kepala, muntah, kejang, penurunan kesadaran, gangguan mental, gangguan visual dan sebagainya. Edema papil dan defisit neurologis lain biasanya ditemukan pada stadium yang lebih lanjut.
1. Nyeri Kepala (Headache)
Nyeri kepala biasanya terlokalisir, tapi bisa juga menyeluruh. Biasanya muncul pada pagi hari            setelah bangun tidur dan berlangsung beberapa waktu, datang pergi (rekuren) dengan interval tak teratur beberapa menit sampai beberapa jam. Serangan semakin lama semakin sering dengan interval semakin pendek. Nyeri kepala ini bertambah hebat pada waktu penderita batuk, bersin atau mengejan (misalnya waktu buang air besar atau koitus). Nyeri kepaia juga bertambah berat waktu posisi berbaring, dan berkurang bila duduk. Penyebab nyeri kepala ini diduga akibat tarikan (traksi) pada pain sensitive structure seperti dura, pembuluh darah atau serabut saraf. Nyeri kepala merupakan gejala permulaan dari tumor otak yang berlokasi di daerah lobus oksipitalis.

2. Muntah
Lebih jarang dibanding dengan nyeri kepala. Muntah biasanya proyektil (menyemprot) tanpa didahului rasa mual, dan jarang terjadi tanpa disertai nyeri kepala.

3. Edema Papil
Keadaan ini bisa terlihat dengan pemeriksaan funduskopi menggunakan oftalmoskop. Gambarannya berupa kaburnya batas papil, warna papil berubah menjadi lebih kemerahan dan pucat, pembuluh darah melebar atau kadang-kadang tampak terputus-putus. Untuk mengetahui gambaran edema papil seharusnya kita sudah mengetahui gambaran papil normal terlcbih dahulu. Penyebab edema papil ini masih diperdebatkan, tapi diduga akibat penekanan terhadap vena sentralis retinae. Biasanya terjadi bila tumor yang lokasi atau pembesarannya menckan jalan aliran likuor sehingga mengakibatkan bendungan dan terjadi hidrocepallus.

4. Kejang
Ini terjadi bila tumor berada di hemisfer serebri serta merangsang korteks motorik. Kejang yang sifatnya lokal sukar dibedakan dengan kejang akibat lesi otak lainnya, sedang kejang yang sifatnya umum atau general sukar dibedakan dengan kejang karena epilepsi. Tapi bila kejang terjadi pertama kali pada usia dekade III dari kehidupan harus diwaspadai kemungkinan adanya tumor otak.



sumber : wikimu

Monday, October 10, 2011

Mengenal Kamera SLR dan DSLR



SLR adalah singkatan dari Single Lens Reflex. Kamera SLR adalah alat yang dibuat untuk dan digunakan oleh fotografer profesional. Kamera seperti ini, sama, menggunakan cermin yang memantulkan cahaya yang memasuki lensa mata menjadi bagian atau jendela bidik. Dengan demikian, seorang fotografer dapat mengukur bagaimana foto atau gambar akan terlihat seperti. Selain itu, menggunakan lensa kamera SLR yang dipertukarkan. Oleh karena itu, kamera ini dapat digunakan untuk jarak jauh tele fotografi atau close up fotografi makro.

Digital SLR atau kamera DSLR tergantung pada lensa dan cermin dan optik kemampuan mereka. Namun sebuah kamera DSLR menggunakan sensor cahaya chip dan kartu memori digital bukan film, pada dasarnya merupakan versi terkomputerisasi tersebut di atas kamera.

Merangkum berikut perbandingan antara DSLR dan kamera point dan menembak (SLRs):
1. SLRs DSLRs dan dipertukarkan menggunakan lensa untuk resolusi yang lebih baik.

2. Gambar apapun yang Anda ambil menggunakan DSLRs SLRs dan biasanya crisper, bersih dan denda atas reproduksi.

3. DSLRs memiliki kecepatan yang lebih tinggi ketika datang untuk fokus dan mengambil gambar

4. DSLRs berperforma lebih baik pada kondisi pencahayaan rendah dengan menggunakan kecepatan ISO. Kamera ini memiliki rincian lebih rendah.

5. Lebih profesional DSLRS memberikan kekuasaan atas kedalaman lapangan, cahaya, dan responsif.

6. DSLRs memberikan umpan balik yang lebih cepat ketika mereka menggunakan chip digital atau CCD sensor cahaya yang menerjemahkan sinar cahaya yang masuk ke dalam gambar digital.

7. SLRs DSLRs dan biaya lebih daripada titik dan menembak kamera.

8. SLRs DSLRs dan biasanya lebih berat daripada beberapa titik dan menembak model.

Beberapa contoh model DSLR tercantum di bawah ini:

Prosumer model:
• Canon EOS 10D
• Canon EOS Digital Rebel XT
• Nikon D50
• Nikon D70s
• Pentax * ist DS

 Profesional Model:
• Canon EOS 1D Mark II
• Canon EOS 20D
• Fuji Finepix S3 Pro
• Nikon D2X

Yang benar-benar ingin DSLRs? Ada yang ingin memiliki crisper dan lebih jelas gambar-apakah itu hobi atau fotografer profesional dapat memilih untuk suatu model DSLR. Siapa pun yang tidak akan repot-repot membawa kamera yang lebih besar di perjalanan dalam rangka untuk mengembalikan foto jempolan dapat menggunakan DSLRs.
Seperti semua gadget elektronik dan komputer, model digital cenderung lebih murah namun lebih baik dari waktu ke waktu. Yang pasti, pada akhirnya akan DSLRs bermigrasi ke konsumen kamera: kemampuan untuk mengambil semburan dari 10 frame dalam beberapa detik, waktu respon cepat, sensor gambar beresolusi tinggi, dan akurat fokus otomatis, antara lain.

Daftar Pustaka : google